+6281328999230

De Tjolomadoe, Bangunan Sejarah yang Kini Jadi Tempat Wisata

Waktu memang bisa mengubah segalanya, termasuk bangunan yang dulu pernah berdiri kokoh serta bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar kini sudah beralih fungsi. Salah satunya adalah bekas Pabrik Gula Colomadu yang terletak di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar atau sekitar kurang lebih 5 kilometer sebelah barat kota Solo. Pabrik Gula Colomadu didirikan tahun 1861 di Karanganyar oleh Mangkunegaran IV. Tahun 1928, pabrik ini mengalami perluasan area lahan tebu dan perombakan arsitektur.

PG Colomadu yang dulunya merupakan salah satu industri gula milik BUMN sepat gulung tikar di era orde baru, tepatnya tahun 1998. Setelah mati suri selama beberapa tahun dan mangkrak hingga tahun 2017, akhirnya pabrik ini di kelola lagi dan di revitalisasi kembali oleh BUMN untuk di jadikan bangunan bermanfaat.

Di era wisata milenial dan digital, kini Pabrik Gula Colomadu berubah nama dan melakukan rebranding dengan sebutan De Tjolomadioe. Bangunan yang mempunyai luas 1,3 ha di atas lahan 6,4 tetap mempertahankan nilai dan kekayaan historis yang ada. Mesin-mesin raksasa pabrik gula dipertahankan untuk memberikan wawasan sejarah bagi pengunjung.

Bagi para traveller pecinta sejarah, De Tjolomadoe sangat cocok untuk bernostalgia di jaman belanda, kini didalamnya terdapat beberap spot foto yang instagramable, tempat nongkrong serta kulineran  seperti kopi, cafe serta restoran, ada juga museum yang memberikan pengetahuan kepada traveller tentang perkembangan industri gula yang disajikan secara audio-visual secara digital.

Terakhir, De Tjolomadoe juga mempunya ruang konser hall yang berkelas internasional, bahkan beberapa penyanyi internasional seperti Anggun C Sasmi, David Foster sudah pernah mengadakan konser di De Tjolomadoe ini. Ayo..kapan nih traveller main ke Solo dan mengunjungi De Tjolomadoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *